2020-10-19 16:27:29

Bimtek Pelaku Usaha Pangan Fortifikasi


 

Pada hari Kamis, 17 September 2020, Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam pengentasan Stunting, Badan POM RI bersama BBPOM di Palembang melaksanakan kegiatan Advokasi Pemerintah Daerah Dalam Rangka Pengawasan Garam Konsumsi Sebagai Salah Satu Pangan Fortifikasi dan Bimbingan Teknis Pelaku Usaha Pangan Fortifikasi. Program fortifikasi pangan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan asupan kebutuhan gizi mikro yang penting melalui jenis pangan tertentu. Sampai dengan saat ini, pemerintah telah menetapkan pangan yang wajib difortifikasi adalah garam konsumsi, minyak goreng sawit dan tepung terigu. Terkait dengan program fortifikasi ini, Badan POM sebagai salah satu instansi yang ditugaskan mendukung Program Nasional Pengentasan Stunting melalui pengawasan pangan fortifikasi berperan dalam pengawasan implementasi fortifikasi pada pangan.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring oleh Badan POM RI dan BBPOM di Palembang dan  dihadiri secara luring oleh lintas sektor terkait, antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan, Bappeda Kota Palembang, Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasi. Selain itu, 5 (lima) pelaku usaha yang mendapatkan bantuan KIO3 juga hadir secara luring dalam kegiatan tersebut, yaitu PT Sukses Citra Pangan, PD Sinar Cahaya, CV Agra Utama Palembang, CV Anugrah Kencanan Makmur dan PD Intigaramsindo Persada. Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Balai Besar POM di Palembang, Dra. Arofah Nurfahmi, Apt., MM menyampaikan kepada pelaku usaha khususnya untuk dapat menjamin kualitas produk garam yang diproduksi, baik kandungan iodiumnya maupun kebersihan sarana produksi dalam rangka menjamin produk yang dihasilkan aman dikonsumsi oleh masyarakat. BBPOM di Palembang juga berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan fortifikasi garam sehingga terjamin mutu garam beriodium yang beredar khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya kerja sama yang baik antara BBPOM di Palembang dengan lintas sektor terkait dan juga kesadaran dari pelaku usaha dalam memproduksi produk yang bermutu dan aman.

 

Berita Selanjutnya